TEORI DISTRIBUSI LEMAK PADA DAGING

A. Teori Distribusi Terbatas (Even Distribution Theory)

Asam lemak yang sama tersebar diantara banyak molekul gliserida yang berbeda, itulah inti dari teori distribusi terbatas. Asam lemak yang membentuk kurang dari 35% dari total asam lemak akan terdapat hanya satu dalam kebanyakan molekul gliserida. Bila asam membentuk antara 35% - 65% dari total asam lemak maka asam lemak tersebut akan terdapat pada hampir semua molekul gliserida. Bila asam lemak tersebut jumlahnya mencapai sekitar 65% - 70% dari total, akan mulai terbentuk trigliserida sederhana, atau bila asam adalah komponen jenuh, akan muncul sebagai GS3.

B. Teori Distribusi Acak

Penjelasan sederhana yang lain dari struktur gliserida adalah distribusi random. Teori ini mengasumsikan bahwa tidak ada hal spesifik yang mempengaruhi formasi biologis dari ester gliserida. Semua gliserida mungkin dari komponen-komponen asam yang tersedia, dan jumlahnya dapat dihitung dari basis of complete randomness jika komposisi asam lemaknya diketahui. Contohnya, jika hypotetycal fat terdiri dari 60% S dan 40% U, 4 tipe gliserida dapat dihitung sebagai berikut:

GS3 = (0,6)3 x 100 = 21,6%

GS2U = (0,6)2 x (0,4) x 3 x 100 = 43,2%

GSU2 = (0,6) x (0,4)2 x 3 x 100 = 28,8%

GU3 = (0,4)3 x 100 = 6,4%

1 komentar:

Reiss mengatakan...

Bagaimana dengan teori distribusi random terbatas? Apakah bisa dijelaskan? Terima kasih.

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Poskan Komentar